MENU
LINK JOURNAL


JASAPUSPERTI














writing service bachelor
Jenis : Skripsi
Letak : Referensi
Status : ada
AccNo :
Judul : PENGARUH PENAMBAHAN MODAL UPK (UNIT PENGELOLA KEGIATAN) TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN MASYARAKAT DI KECAMATAN KERSANA KEBUPATEN BREBES
Subjek :
Pengarang : Agus Kholik
Pembimbing : Drs. H. TABRANI, MM
Tahun : 2008
Abstrak: Skripsi dengan judul PENGARUH PENAMBAHAN MODAL UPK (UNIT PENGELOLA KEGIATAN) TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN MASYARAKAT DI KECAMATAN KERSANA KEBUPATEN BREBES, disusun oleh Agus Kholik, Fakultas Ekonomi Jurusan Manajenem Perusahaan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan modal UPK (Unit Pengelolaan Kegiatan) terhadap tingkat pendapatan masyarakat di Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes.
Hipotesis dalam penelitian ini adalah diduga terdapat pengaruh yang cukup kuat dan positif antara penambahan modal UPK (Unit Pengelolaan Kegiatan) dengan tingkat pendapatan masyarakat di Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes.
Untuk mencapai tujuan penelitian ini maka digunakan metode ratio dengan observasi untuk mendapatkan data yang diperlukan. Data ratio dan wawancara yang dilakukan kepada masyarakat di Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes dengan 620 orang diambil sampel sebanyak 62 orang, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis korelasi dengan uji t dan koefisien determinasi.
Berdasarkan analisis regresi linear, yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan modal UPK (Unit Pengelolaan Kegiatan) terhadap tingkat pendapatan masyarakat di Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes,diperoleh persamaan Y = -0,0073 + 1710,33x, yang berarti bahwa terdapat pengaruh positif penambahan modal UPk terhadap tingkat pendapatan masyarakat di Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes.
Berdasarkan analisis korelasi, diperoleh r sebesar 0,62 yang berarti bahwa terdapat hubungan yang kuat antara penambahan modal UPK (Unit Pengelolaan Kegiatan) dengan tingkat pendapatan masyarakat di Kecamatan Kesana Kabupaten Brebes. Setelah diadakan uji signifikasi koefisien korelasi diperoleh t hitung sebesar 4,07 dengan level signifikan 0.01 ini berarti bahwa pengaruh kedua variabel cukup signifikan karena t hitung lebih kecil dari t tabel atau 6,12 < 12.
KD (Koefisien Determinasi) sebesar 0,3844 yang berarti bahwa tingkat pendapatan masyarakat di Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes yang disebabkan oleh penambahan modal UPK (Unit Pengelolaan Kegiatan) itu sendiri hanya sebesar 38,44 % dan selebihnya disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dapat dijelaskan.
Berdasarkan hasil analisis data, saran-saran yang dapat diajukan bahwa Unit Pengelola Kegiatan (UPK) sebagai lembaga yang menangani program peningkatan pendapatan masyarakat miskin yang produktif hendaknya ditingkatkan profesionalismenya sehingga lebih mengena pada sasaran yang dituju dan diharapkan yaitu peningkatna pendapatan pada masyarakat miskin yang produktif, dan peran aktif baik dari masyarakat maupun pemerintah untuk peduli sangat diperlukan guna memperluas peningkatan pendapatan masyarakat miskin produktif dan penambahan modal untuk peningkatan usaha melalui Unit Pengelola Kegiatan (UPK).
Kembali