MENU
LINK JOURNAL


JASAPUSPERTI














writing service bachelor
Jenis : Skripsi
Letak : Referensi
Status : ada
AccNo :
Judul : PENGARUH KOMPONEN AKUNTANSI TERHADAP LAPORAN LABA RUGI (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur di BEJ)
Subjek :
Pengarang : DWI ANGGANI RATNA PRATIWI
Pembimbing : Drs. H. Tabrani, MM
Tahun : 2008
Abstrak: DWI ANGGANI RATNA PRATIWI. NPM. 4305500341. PENGARUH KOMPONEN AKUNTANSI TERHADAP LAPORAN LABA RUGI. STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA PERIODE PENGAMATAN (2005 - 2006). DI BIMBING OLEH PEMBIMBING I Drs. H. TABRANI, MM DAN PEMBIMBING II. BUDI SUSETYO, SE. FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PANCASAKTI TEGAL, 2008.

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komponen akuntansi terhadap laporan laba rugi (study pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta).
Perumusan masalah penelitian ini adalah apakah secara simultan dan parsial pendapatan usaha dan beban pokok penjualan berpengaruh signifikan terhadap laporan laba rugi, serta mana diantara faktor pendapatan perusahaan dan beban pokok penjualan yang berpengaruh dominan terhadap laporan laba rugi. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh dari berbagai literatur bukan dalam bentuk laporan maupun catatan lain yang ada relevansinya dengan penelitian. Hipotesis yang diajukan adalah diduga secara simultan dan secara parsial pendapatan perusahaan dan beban pokok penjualan berpengaruh signifikan terhadap laporan laba rugi, serta di duga faktor pendapatan berpengaruh dominan terhadap laporan laba / rugi.
Sampel yang diambil sebanyak 26 perusahaan manufaktur periode 2005-2006. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode regresi linier berganda.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa secara parsial pendapatan berpengaruh terhadap laporan laba rugi, beban pokok penjualan tidak berpengaruh secara signifikan terdapat laporan laba rugi. Hal ini dapat dilihat pada hasil nilai dimana pendapatan (X1) adalah 0,046 < 0,05 sedangkan beban pokok penjualan (X2) adalah 0,435 > 0,05. Secara simultan pendapatan dan beban pokok penjualan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap laporan laba rugi. Hal ini dapat dilihat pada hasil nilai sebesar 0,089 > 0,05. Nilai pendapatan memiliki nilai tertinggi daripada beban pokok penjualan. Dimana nilai pendapatan = 0,046 sedangkan nilai beban pokok penjualan = - 0,016.
Kembali