MENU
LINK JOURNAL


JASAPUSPERTI














writing service bachelor
Jenis : Skripsi
Letak : Referensi
Status : Ada
AccNo : 41145001130
Judul : ANALISIS PEMBIAYAAN UNTUK PENGADAAN PERSEDIAAN BARANG DAGANGAN DENGAN MENGGUNAKAN LEASING DAN HUTANG JANGKA PANJANG PADA SHOWROOM CENDRAWASIH MOTOR
Subjek : Manajemen
Pengarang : Sri Setianingsih
Prodi : Manajemen
Pembimbing : Jaka Waskito, S.E.,M.Si. Setyowati Subroto, S.E.,M.Si.
Tahun : 2018
Abstrak: Sri Setianingsih, “Analisis Pembiayaan Untuk Pengadaan Persediaan Barang Dagangan Dengan Menggunakan Leasing Dan Hutang Jangka Panjang Pada Showroom Cendrawasih Motor”, Skripsi. Tegal : Fakultas Ekonomi Universitas Pancasakti Tegal Tahun 2018.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mana yang lebih efisien / efektif untuk membiayai persediaan barang dagangan dengan menggunakan leasing dan hutang jangka panjang di showroom cendrawasih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif.
Hipotesis penelitian ini adalah hutang jangka panjang lebih efektif/efisien dibandingkan leasing dalam pembiayaan untuk pengadaan persediaan barang dagangan pada Showroom Cendrawasih.
Metode analisis data yang digunakan adalah dengan menghitung PVIFA, penghematan pajak, arus kas bersih, dan NPV. Penelitian ini menggunakan arus kas keluar bersih untuk membandingkan efisiensi antara leasing dan hutang jangka panjang.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: 1) Alternatif hutang jangka panjang lebih menguntungkan dibandingkan melalui leasing berdasarkan perhitungan arus kas keluar bersih. Dimana arus kas keluar bersih hutang jangka panjang sebesar Rp 595.540.342 sedangkan melalui leasing sebesar Rp 605.271.708, selisih arus kas keluar bersih kedua alternatif tersebut sebesar Rp 9.731.366. 2) Besarnya penghematan pajak melalui hutang jangka panjang dengan tarif flat 25% sebesar Rp 54.638.450, sedangkan penghematan pajak melalui leasing sebesar Rp 57.882.236. Dimana hutang jangka panjang memberikan penghematan pajak bagi perusahaan sebesar Rp 3.243.786. 3) Hutang jangka panjang lebih menguntungkan karena pemilik perusahaan tidak harus membagi kontrol perusahaan, karena pihak kreditur tidak memiliki hak suara dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) sehingga kontrol perusahaan harus melalui dewan direksi maupun komisaris perusahaan.

Kata kunci: Leasing, Hutang Jangka Panjang, Arus kas keluar bersih
Kembali